Label

Minggu, 24 Juni 2012

SOAL SEJARAH SASTRA




BAB 2
PERIODISASI SEJARAH SASTRA INDONESIA 

1.       Jelaskan apa yang menjadi garapan bidang studi sejarah sastra
Jawab :
Garapan bidang studi sejarah sastra adalah periodisasi dan angkatan kesusastraan, apa konsep dan visinya, siapa saja pengarangnya, seperti apa ciri-ciri kepengarangannya, peristiwa apa saja yang terjadi, dan yang paling penting sejarah terbentuknya.

2.       Peristiwa apa yang dianggap penting dalam sejarah sastra ?
Jawab :
Peristawa yang dianggap penting tersebut adalah suatu perkembangan kesusastraan yang terjadi pada periode-periode sejarah sastra yang menimbulkan perbedaan dengan angkatan sebelumnya.

3.       Terangkan bahwa sejarah sosial politik serimg mempengaruhi perbandingan sastra.sebutkan contohnya?
 Jawab :
Sejarah sosial p[olitik terjadi pada periode tertentu dan karya sastra pun juga muncul pada periode tertentu pula. Misalnya periode 45, pada periode ini banyak terjadi tentang proses meraih kemerdekaan dan pada masa ini pun banyak karya sastra yang berisikan tentang perjuangan. Seperti Chairil Anwar dengan puisi semangat kemerdekaannya.

4.       Ambil salah satu periodesasi sejarah sastra Indonesia (dari sumber mana saja ). Bagaiman pendapat anda tentang periodesasi tersebut ?
Jawab :
Periodesasi 50-an
Periode ini menurut saya terdiri dari penyair-penyair yang mengangkat daerahnya sebagai ide dan gagasan dalam membuat karya sastra ,jauh bebeda dari peridesasi  sebelumnya. Serta angkatan ini mempunyai konsep budaya yang berbeda yang merupakan ciri khasnya.


BAB 3
SASTRA MELAYU RIAU

1.       Terangkan dengan ringkas mengapa sastra melayu riau tidak tepat dikatakan sebagai sastyra daerah ?
Jawab :
Sastra melayu Riau tidak dapat dikatakan sastra daerah karena sastra yang tertua adalah sastra Riau sejak abad ke-19. Dan diperkuat oleh Raja Ali Haji dengan Gurindam XIInya yang sangat tua. Dan para pengarang / penyair banyak berasal dari Riau.

2.       Jelaskan apa yang dimaksud riau school atau Mazhab puisi riau, atau aliran riau itu ?
Jawab :
Riau  school atau mazhab riau atau aliran riau adalah pelukisan dengan sangat menukik terhadap satu objek narasi yang berlebihan atau extremity.

3.       Terangkan sastra melayu merupakan akar kebudayaan nasional ?
Jawab :
Karena karya sastra pertama kali dari melayu (Raja Ali Haji ). Dimana pada daerah melayu banyak cendikiawan yang menghasilkan karya sastranya .Semenjak itu berkembanglah sastra di melayu mulai dari Gurindam. Cerita Pendek yang kemudian menyebar ke daerah-daerah lain.

4.       Sebutkan beberapa orang yang mempunyai kredo atau konsep kepengarangan di Indonesia?
Jawab :
Di Indonesia ada dua orang yang memilki kredo sajak, dan keduanya berasal dari Riau, Yaitu Raja Ali Haji,(…-1873) kelahiran penyengat Inderasakti dan Sutardji Calzoum Bachri kelahiran Rengat (1941-…).



BAB 4
PERIODE 1900- 1933

1.       Terangkan Peranan penerbit balai pustaka pada pertumbuhan sastra Indonesia !
Jawab :
Kesusastraan itu sendiri tidak bisa dilepas dari Balai Pustaka, Balai Pustaka merupakan penerbit pertama yang menerbitkan karya-karya sastra yang ditulis oleh pengarang Indonesia. Dimana Balai Pustaka itu sendiri merupakan kantor bacaan rakyat. Sehingga sangat berpengaruh dalam menyiarkan karya sastra tersebut.

2.       Mengapa para pengarang pada periode ini kebanyakan berasal dari  Sumatra ?
Jawab :
Karena daeran Sumbar dan melayu khususnya banyak memiliki cendikiawan yang menyadari bahwa sasrea merupakan ilmu tertua dari melayu tersebut. Untuk itulah mereka menulis karya sastra untuk menuangkan pikiran mereka.

3.       Mengapa novel Salah Asuhan sering dianggap sebagai novel yang paling berhasil pada peride ini ?
Jawab :
Karena tema yang diangkat oleh novel ini bukan lagi kawin paksa melainkan masalah rasial dan diskriminasi sosial dalam pertemuan budaya timur dengan budaya barat. Persoalan martabat yang khususnya terjadi di lingkungan para pemuda yang telah mendapatkan pendidikan barat, keunggulan novel ini bukan semata –mata dalam hal tema , melainkan juga karena kecakapan penulisnya dalam mengolah cerita, selain itu masalah yang diceritakan dalam novel ini benar-bemar terjadi pada masa itu di dalam kehidupan masyarakatnya.

4.       Terangkan perubahan pandangan Sanusi Pane tentang sajak (puisi) seperti dikemukakan dalam sajak-sajaknya ?
Jawab :
Sanusi Pane mengubah pendapatnya tentang pengertian atau hakikat sajak, Sanusi bercerita latar belakang budaya yang pernah ia jawab yang menimbulkan kedamaian/ ketentraman.

5.       Terangkan peranan konres pemuda terhadap kesusastraan !
Jawab :
Konres pemuda menghasilkan sumpah pemuda yang meresmikan bahasa malayu sebagai bahasa Negara. Dan sebagian sastrawan beranggapan lahirnya sumpah pemuda maka lahir pula kesusastraan, padahal sastra sudah ada sebelumnya. Dan ikrar sumpah pemuda justru tidak dibatengi dengan perkembangan sastra yang cukup.



BAB 5
PEIODE 1933- 1942

1.       Terangkan berbagai perkembangan yang terjadi pada periode ini bila dibandingkan dengan periode sebelumnya !
Jawab :
Perkembangannya adalah adanya majalah Pujangga Baru, meningkatnya kumpulan sajak, munculnya cerita pendek, dan pengarang sudah ada yang dari luar Sumatra.

2.       Mengapa novel Belenggu sering dianggap novel yang paling berhasil pada peride ini ?
Jawab :
Karena  kisah yang diceritakan dalam novel ini memang benar-benar terjadi dalam masyarakat pada saat itu , sehingga masyarakat banyak yang tertarik pada novel itu dan kisahnya mencerminkan kehidupan sosial di masyarakat tersebut. Dan sangat jalas sekali bahwa tema yang diangkat Armin Pane berbeda dari novel-novel sebelumnya.

3.       Terangkan peranan Pujngga Baru dalm perkembangan sastra pada periode ini dan pada periode selanjutnya ?
Jawab :
Pujangga Baru amat besar peranannya karena pada tahun 30-an Cuma ada satu majalah kebudayaan. Sebagai  media bagi pengarang untuk menerbitkan karya-karyanya dan mendorong semangat para pengarang untuk berkarya serta melindungi karya-karya para pengarang, kemudian juga sebagai alat untuk menjaga kelangsungan kesusastraan Indonesia.

4.       Perhatikan perubahan yang terjadi pada moto majalah pujangga baru, kemudian terangkan perubahan gagasan yang terkandung didalamnya ?
Jawab :
Perubahan bunyi moto tersebut mencerminkan terjadinya perluasan dan sekaligus penajaman dalam merumuskan cita-cita orang-orang yang “berhimpin” dalam Pujangga Baru.




BAB 6
PEIODE 1942- 1945

1.       Jelaskan kelahiran dan konsepsi estetik  angkatan 45 ?
        Jawab :
Seperti yang tercantum dalam surat kepercayaan gelanggang . Angkatan 45 tidak dapat dilepaskan dari lingkungan kelahirannya yakni masa penduduk  jepang dan masa revolusi Indonesia dan para pengarang pada masa ini berkarya untuk menyampaikan isi pikiran mereka dalam meraih kemerdekaan .

2.       Sebutkan para sastrawan  angkatan 45 ?
Jawab :
1.       Chairil Anwar
2.       Idrus
3.       Asrul Sani
4.       Sitor Aitumorang
5.       Muhammad Ali
6.       Toto Sudarto Bakhtiar

BAB 7
PERIODE 1945- 1950

1.       Jelaskan visi dan konsep esteik angkatan 50 ?
Jawab :
Visi dan konsep pengarang angkatan ini adalah mengangkat tema kedaerahan dan menggunakan gaya bahasa yang sederhana untuk menyatu dengan alam yang nereka wakilkan.

2.       Jelaskan sikap budaya para sastrawan yang tergolong pada angkatan 50 ?
Jawab :
Menurut mereka, kebudayaan nasional Indonesia akan berkembang berdasarkan kenyatan-kenyataan dalam masyarakat masa kini, yaitu pengaruh daerah dan pengaruh dari luar.

BAB 8
PEIODE 1950- 1970

1.       Sebutkan beberapa peristiwa penting dalam bidang sastra yang terjadi pada periode ini ?
Jawab :
1.       Adanya Manifes Kebudayaan
2.       Konfrensi Karyawan Pengarang se Indonesia
3.       Muncul istilah “Angkatan 66”

2.       Apa yang melandasi kosepsi sastra masa 60-an ? Sebutkan butir  kosepsi yang menyatakan sikap para pengarang pada masa itu ?
Jawab :
Karena para pengarang angkatan 60-an yang berciri politik dan juga berciri keagamaan serta para pengarang mas 60-an tidak bergabung lagi dalm lekra dan ingin membedakan diri daropada pengarng lekra yang cenderung Atheistis. Tahun 60-an meliki konsepsi menegakkan pancasila uud 45, yang berarti pula mengakkan kebenaran dan keadilan.

3.       Karya sastra bentuk  apakah yang lebih dominan pada masa 60-an ? Sebutkan alas an jawaban anda ?
Jawab :
Karya yang lebih doniman adalah puisi, prosa dan drama. Karena pada masa ini banyak yang tidak mengganggap pengarang bagian dari rakyat, sehingga mereka menuangkan protes mereka melalui puisi yang mengkritik.

4.       Siapakah pelopor “puisi demontrasi “ ? Sebutkan alas an yang melandasi pendapat itu ?
Jawab :
Taufik Ismail karena puisi-puisinya adalah puisi yang mengungkapkan tuntutan membela keadialn dan kebenaran dan puisi-puisinya juga menandakan suatu kebangkitan angkatan 66 dalam dunia perpuisian.

5.       Sipakah pencetus Angkatan 66 ? Sebutkan pula golongan para pengarang yang termasuk angkatan  tersebut menurut H.B Jassin !
Jawab :
H.B Jassin
Golongan para pengarang menurut H.B. Jassin  yaitu Ajib Rosidi ,Rendra , Yusach Ananda, Bastani Ashihin, Hartoyo Andangdjaja, Mansur Samin, Saribi Afri, Goenawan Mohammad, Taufik Ismail, A.A Navis, Soewardi Idris, Djamil Soeherman, Bokor Hustasuhut. 

6.       Sebutkan beberapa lembaga yang memberikan hadiah sastra pada periode ini ?
Jawab :
Majalah sastra, Majalah Horison, Yayasan Yamin. Yayasan buku utama, BMKN( Badan musyawarah kebudayaan nasional).

BAB 9
PERIODE 1970- SEKARANG

1.       Terangkan tentang peristiwa yang menyebabkan H.B .Jasin , selaku penanggung jawab majalah sastra harus berurusan dengan pengadilan?
Jawab :
Salah satu cerpen yang diterbitkannya yaitu cerita pendek karya Kipanjikusmin dituduh menghina nabi Muhammad serta agama islam. Kipanjikusuma yang merupakan nama samara sehingga identitasnya tidak diketahui. Maka H.B. Jassinlah yang sebagai redaktur majalah tersebut yang berurusan dengan pengadilan.

2.       Terangkan apa yang anda bisa simpulkan dari “ kredo puisi Sutardji Calzoum Bachri” ?
Jawab :
Kata – kata adalah harus kata-kata itu sendiri tanpa ada maksut sebagai pengantar pengertian ataupun ide lain. Kata-kata itu harus bebas sehingga bisa menimbulkan kreatifitas tidak terbelenggu oleh tradisi dan kata harus dikembalikan pada awal mulanya yaitu kata.  

3.       Siapa yang diadili dalam, acara pengadilan puisi ? Sebutkan apa yang menjadi tuntutan jaksa pada pengadilan tersebut?
Jawab :
Puisi Indonesia mutakhir
Para kritikus yang tidak mampu lagi mengikuti perkembangan puisi mutakhir khususnya H.B. Jasin dan Ms Hutagalung harus dipensiunkan dari peranan yang pernah mereka miliki.

4.       Sebutkan cirri umum karya sastra tahun 70-an serta sebutkan pengarang- pengarang pelopor angkatan ini?
Jawab :
Ciri- cirinya pada masa ini pengarang sangat bebas bereksperimen dalam penggunaan bahasa dan bentuk kata yang ingin mereka sampaikan dengan makna yang mereka ikat sendiri, pengarang- pengrangnya Sutardji Calzoum Bahri, Ibrahim Satlah, Danarto Budi Darma, Putu Wijaya, Iwan Simatupang, Emba Ainun Najib dan Hasan Junus. 

5.       Sebutkan prinsip- prinsip aliran rawa Mangun dan sebutkan pula tokoh- tokohnya?
Jawab:
 Prinsipnya yaitu beraliran strukturalisme dimana stukturalisme adalah organisasi menyeluruh dari cipta sastra itu yang bahu membahu, membangun imaji yang dpat menimbulkan kesan dan penikmat sastra. Tokoh- tokohnya Ms Hutagalung, M. Shaleh Saat, Lukman Ali dan S . effendi. 

6.       Sebutkan berapa mpengarang yang pernah mendapat hadiah sastra dari yayasan buku utama?
Jawab:
Danarto dan Iwan Simatupang

7.      Apa yang dimaksud sastra kontekstual?
Jawab:
Sastra kontekstual adalah sejenis pemahaman atas seluk beluk kesusastraan dengan meninjau kaitannya dengan konteks sosial historis kesusastraan yang bersangkutan.

8.       Sebutkan beberapa peristiwa penting yang berhubungan dengan sastra yang terjadi pada masa 70-an ?
Jawab:
1.       Pada tahun 1970 H H.B Jasin diadili, majalah yang dipimpinnya dituduh memuat cerita pendek yang menghina islam.
2.       Tahun 1973 penyair Sutardji Calzoum Bachri mengumumkan kredo puisinya. Masih pada tahun ini muncul istilah aliran rawamangun dari Ms Hutagalung.
3.       Pada tahun 1961 terbit majalah sastra.
4.       Novel tenggelamnya Kapal Van Der Wijk karangan Hamka yang dihebohkan sebagai  jiplakan .

BAB 10
PENGERTIAN SASTRA RAKYAT

1.       Setelah membaca berbagai definisi jelaskan pengertian sastra rakyat menurut pendapat anda ?
Jawab:
Sastra rakyat adalah sastra milik suatu kelompok masyarakat yang diturunkan dari suatu generasi ke generasi yang lain secara lisan.

2.       Bagaiman pamahaman Anda tentang luasnya pemakaian sastra rakyat!
Jawab :
Jika sastra rakyat disebut tradisi lisan, maka akan sempit pengertianya. Karena sastra rakyat juga ada yang ditulis.

3.       Bagaimana kaitan sasra rakyat dengan ilmu-ilmu yang ada ?
Jawab :
Kaitannya adalah sangat berpengaruh pada masyarakat pada bidang apapun karena pada saat itu masih banyak orang yang buta huruf jadi semua ilmu disampaikan dengan lisan.

4.       Apa yang dinamakan sastra tulis tradisional dan sastra tulis modern dan jelaskan sifat- sifatnya?
Jawab :
Sastra tulis tradisonal adalah sastra yang ada di istana-istana, pusat-pusatagama. Sedangkan sastra tulis modern adalah buku-buku yang dijumpai di kota.

5.       Dari segi penuturnya, jelaskan pembagian sastra rakyat dan sebutkan contohnya?
Jawab:
Sastra lisan yang bernilai sastra ( mengandung suatu estetik keindahan) yaitu dituturkan oleh penutur propesional contohnya tukang kayat, tukang kaba, tukang si jobang, juru pantun, tukang dalang, tukang jemblung.
Sastra lisan yang tidak bernilai sastra yakni yang dituturkan oleh orang- orang biasa yang kebetulan dapat menceritakan sesuatu contohnya mitos, legenda, fable.

6.       Jelaskan definisi folklor dan bagian mana saja yang disebut dengan sastra rakyat?
Jawab:
 folklore adalah suatu kumpulan manusia atau masyarakat yang mungkin merupakan masyarakat tertutup. Sastra rakyat mencakup lagu rakyat, balada, dongeng, ketoprak, pribahasa, teka teki, legenda  dan lain- lain.

7.       Jelaskan filologi lisan dan apa saja kegiatannya? 
Jawab:
1.       Membandingkan teks liisan dengan teka tulis
2.       Membandingkan beberapa versi sastra lisan untuk menentukan pusat penyebaran cerita.

8.       Jelaskan bentuk sastra lisan  yang anda kenal dan jelaskan contoh- contohnya yang ada di Riau ?
Jawab :
Sastra yang diucapkan karena tidak ada naskahnya tetapi teks dari naskah tersebut ada, contonnya pantun, gurindan, hikayat, kaba. 

9.       Jelaskan bagaimana proses melahirkan laporan itu?
Jawab:
1.        Adanya seorang penyaksi yang melaporkan suatu peristiwa yang disaksikannya.
2.       Pendengra pertama menyampaikan kepada pendengar kedua dan begitu seterusnya. 

BAB 12
PANDANGAN TEORITIS SASTRA RAKYAT

Jelaskan teori-teori sastra rakyat berikut ini!
.       Teori Grim
Teori pertama disebut teori Indo eropa, menurt teori ini dongeng-dongeng yang memperlihatkan persamaan itu berasal dari dongeng bahasa Indo Eropa. Yang kedua teori mite yaitu dongeng yang berasak dari cerita yang sudah rusak.

.      Teori Benfey
Teori ini mengatakan bahwa dongeng yang bersifat sama berasal dari India.

.       Teori Andrew Lang
Teori ini membantah adanya tempat berasal dongeng yang sama, teori ini mengatakan dongeng berasal dari kejadian-kejadian alam.

.      Teori Bronislavv
Menurut teori ini dongeng suci merupakan cerita yang benar-banar terjadi yang berfungsi menjadi alat control sisial.

.      Teori fungsi Brawn
Fungsi dari dongeng itu adalah untuk memelihara keutuhan dan sisitematik sosial.

-       Teori  Merxis
Teori ini mengatakan sastra berfungsi sebagai alat penyebar ide-ide yang memengang kekuasaan.





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar